TANGIBLE

Pada umumnya orang berpikir bahwa tujuan akhir pembagunan dibidang pengembangan sumber daya air adalah tujuan langsung dari proyek-proyek yang bersangkutan misalnya :

  1. menyediakan air untuk pertanian
  2. membangkitkan tenaga listrik
  3. menyediakan air untuk keperluan industri
  4. menyediakan air untuk suplai air minum

TANGIBLE (SUATU NILAI DAPAT DIUKUR DENGAN UANG)

Akan tetapi kalau kita telaah lebih jauh, tujuan akhir pembangunan termaksud adalah perbaikan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai tolok ukur untuk menilai tingkat kesejateraan masyarakat dapat digunakan kondisi-kondisi atau hal-hal berikut ini :

  1. tingkat ketersediaan pangan, sandang dan papan
  2. tingkat kesehatan
  3. tingkat pendidikan
  4. tingkat kondisi rasa aman
  5. tingkat perkembangan kebudayaan
  6. tingkat kondisi lingkungan

Kondisi-kondisi tersebut diatas ada yang dapat diukur dengan uang, tetapi ada juga yang tidak dapat diukur dengan uang, atau yang terbiasa disebut Tangible dan intangible benefit.

Didalam hal ini pengambilan keputusan perlu dipertimbangkan semua aspek misalnya yang sangat penting adalah aspek-aspek berikut ini ;

  1. Aspek teknis
  2. Aspek ekonomis dan finansial
  3. Aspek sosial
  4. Aspek politis

Urutan proses perencanaan dapat digambarkan sebagai berikut :

  1. timbulnya gagasan atau “ide”
  2. kegiatan identifikasi
  3. survei, investigasi dan disain
  4. tahap penentuan kriteria “yakin bermamfaat”

Istilah “yakin bermamfaat” dalam arti kesejahteraan dapat diukur melalui penilaian indikator-indikator.
Dari semua indikator tersebut hanya tiga indikator yang Tangible (aspek teknis, ekonomis dan finansial, sosial)
Disamping mamfaat perlu juga dilaksanakan evaluasi terhadap dampak proyek.
Mengevaluasi artinya “mengukur” ( Tangible ) terhadap suatu standar atau suatu batasan atau tolok ukur. Salah satu alat untuk mengukur atau mengevaluasi adalah analisa ekonomi, yang erat hubungannya dengan tujuan kesejahteraan.

Di dalam siklus proyek mungkin saja terdapat alternatif pada tahap perencanaan, pada tahap disain, pada metoda pelaksanaan ataupun pada prosedur pelaksanaan.
Setiap alternatif mempunyai biaya dan benefit masing-masing.
Memilih alternatif adalah mengambil keputusan pada setiap kegiatan investasi.

Dalam melaksanakan evaluasi ada tiga pertanyaan pokok :

  1. Mengapa hal itu harus dilaksanakan ?
  2. Mengapa dilaksanakan sekarang ?
  3. Mengapa dengan cara demikian ?

Analisa ekonomi membantu untuk menentukan alternatif investasi yang paling menguntungkan dari pada alternatif-alternatif yang lain.

Resiko adalah penyimpangan dari suatu yang diperkirakan.
Di dalam investasi, hasil nyata ( tangible ) baru dapat dilihat setelah selesainya seluruh kegiatan investasi.
Ketidakpastian terkait hubugannya dengan hasil nyata.
Penyimpangan hasil nyata dari perkiraan disebabkan karena ketidak benaran dalam memperkirakan. Hal ini dapat disebabkan karena kurangnya data dari faktor-faktor yang mempengaruhi.

Kalau pengaruh suatu faktor terhadap investasi yang tidak begitu menyebabkan deviasi yang besar pada hasil nyata, biasanya dikatakan bahwa investasi tersebut tidak sensitif terhadap faktor tersebut.

Tetapi kalau perubahan yang kecil pada suatu faktor akan menyebabkan perubahan besar pada hasil nyata investasi atau bahkan sampai pada pembatalan rencana investasi, maka disebut bahwa rencana investasi sangat sensitif terhadap faktor tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *