PENGENDALIAN PELAKSANAAN

Pengendalian Pelaksanaan pada dasarnya adalah pemeriksaan, yaitu memeriksa hasil kerja / pelaksanaan telah di realisasikan sesuai dengan perencanaan hasil pemeriksaan tidak sesuai dengan rencana, segera dibuat langkah tindak lanjut (counter measure) agar pelaksanaan sesuai dengan rencana.

Pemeriksaan dilaksanakan secara terus menerus secara rutin sesuai dengan check point atau control point.
Control point dapat dikatakan sebagai hold point yaitu titik di pelaksanaan pekerjaan lanjutan tidak boleh dimulai sebelum pekerjaan selesai dilaksanakan.

PENGENDALIAN PELAKSANAAN

Pengendalian mutu di proyek yang dilaksanakan berdasarkan inspeksi lapangan oleh petugas yang bertanggung jawab dalam pengendalian mutu.
Bagi perusahaan jasa konstruksi yang telah mengikuti dan memperoleh sertifikat ISO 9000, sebagai sistemĀ  manajemen mutu, maka pengendalian mutu pekerjaan pembangunan suatu proyek konstruksi mengikuti ketentuan dan prosedur yang ada di dalam Sistem Manajemen Mutu standar ISO 9000.

Menerapkan standar ISO 9000 Pengendalian Pelaksanaan meliputi :

  1. Implementasi procedure dan Work Instruction untuk setiap pekerjaan
  2. Internal dan eksternal audit
  3. Pengukuran dan analisis
  4. Improvement

Implementasi Procedure dan Work Instruction untuk setiap pekerjaan di susun sesuai dengan yang disyaratkan dalam ISO 9000 dan merupakan panduan bagi manajemen proyek untuk penyediaan sumber daya yang diperlukan guna pemenuhan target-target yang telah ditentukan dengan memfokuskannya kepada kepuasan pelanggan.

MEMONITOR PENCAPAIAN TARGET

Guna memonitor pencapaian target selama proses kerja berlangsung maka perlu dilakukan audit secara periodik, agar penyimpangan dalam proses kerja dapat segera terdeteksi untuk mengurangi kemungkinan kesalahan atau kerugian yang lebih besar.

Tahapan kegiatan audit yang dilakukan oleh pihak internal berupa :

  1. Inspeksi / tes sesuai metoda kerja
  2. Inspeksi oleh para petugas perusahaan yang bertanggung jawab
  3. Inspeksi oleh pihak manajemen
  4. Management review secara periodik (mingguan / bulanan / triwulanan / semesteran) sesuai dengan ruang lingkupnya
  5. Questionaire (angket) kepada pelanggan sebagai ukuran untuk menetapkan kepuasan pelanggan atas produk yang diterima.

Tahapan kegiatan audit yang dilakukan oleh pihak external yaitu ;

  1. Audit oleh suatu badan sertifikasi internasional
  2. Pengukuran dan analisis
    Hasil temuan audit selalu dianalisa untuk menetapkan program perbaikan selanjutnya, sehingga diharapkan pihak perusahaan selalu dapat memenuhi apa yang diisyaratkan dan diharapkan oleh para pelanggan
  3. Improvement
    Setiap perbaikan (improvement) yang di usulkan harus diuji nilai lebihnya terhadap operasional dan keuntungan perusahaan, dan apabila hasilnya positif bagi perusahaan, maka managemen akan menetapkannya sebagai target atau ketentuan perusahaan yang harus dipenuhi dan menyediakan sumber daya yang diperlukan pemenuhannya.
Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *