PEKERJAAN PEMBETONAN

Pekerjaan Pembetonan merupakan pekerjaan utama pada pekerjaan konstruksi, Pekerjaan Pembetonan meliputi pekerjaan pembesian / penulangan, pekerjaan bekisting / moulding dan pekerjaan pouring / pembetonan, perawatan beton.

PEKERJAAN PEMBETONAN

 

Standar peraturan yang dijadikan referensi untuk Pekerjaan Pembetonan antara lain

  1. Peraturan Umum Bahan Bangunan Indonesi (PUBI) 1962 NI-3
  2. Peraturan Bangunan Nasional Indonesia (PBI) – 1971 NI-2
  3. Standar Industri Indonesia tentang Portland Cement SII 13 – 1977
  4. ASTM C33 (Specification for Concrete Aggregates)
  5. ASTM C 150 (Specification for Portland Cement)
  6. ASTM C618 (Specification for Coal Fly Ash for use a mineral admixture in concrete.
  7. ACI 211 (Recomended Practice for Selecting Proportions for National and Heavy Weight Concrete)
  8. ACI 212 (Guide for use of admixtures in concrete
  9. ACI 214 ( Recomended Practice for Evaluation of compression Test Result of Field Concrete.

Pekerjaan Pembetonan menggunakan material antara lain

  1. Portland Cement
    Portland Cement Type I (digunakan untuk pekerjaan konstruksi gedung, jembatan, perkerasan jalan, beton pracetak) menurut standar Portland Cement yang ditentukan asosiasi Semen Indonesia ASTM C 150
  2. Agregat
    Kualitas Agregat memenuhi standar PBI 1971, dimensi maksimum agregat kasar berkisar 20 mm, dan untuk agregat halus pasir terdiri dari butir-butir yang bersih, tajam dan bebas dari organis, lumpur dan tanah lempung.
  3. Air
    Digunakan air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak, asam alkali dan bahan-bahan organis yang dapat mengurangi mutu beton.
  4. Additive / zat tambahan
    Adimixture yang digunakan harus mendapat persetujuan terlebih dahulu sebelum penggunaannya,
    Fungsi digunakan untuk mempercepat atau memperlambat pengerasan beton. Adapun penggunaan adminxture yang berfungsi untuk meningkatkan mutu beton.
    Penggunaan material tambahan sebagai bahan pengganti semen seperti fly ash menurut standar ASTM C311, ASTM C618, SNI 03-2460-1991

Pengujian material penyusun Beton mengacu kepada peraturan

  1. Test Method for Specific Gravity and Absorption of fine Agregat ASTM C128, AASHTO 84
  2. Test Method for Specific Gravity and Absorption of Coarse Agregat ASTM C127, AASHTO 85
  3. Test Method for slump ASTM C143, AASHTO 119
  4. Uji tekan beton menggunakan kubus 15 cm x 15 cm x  15 cm sesuai dengan standar BS 1881 tentang pengujian beton kubus atau menggunakan 2 silinder masing-masing umur 7 hari dan 28 hari (ASTM C39)
Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews

One Reply to “PEKERJAAN PEMBETONAN”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *