NETWORK PLANNING

Dalam teknik Network Planning jangka waktu melakukan tiap jenis kegiatan ditandai dengan kapan kegiatan dimulai dan kapan diselesaikan.

Network berarti jaringan kerja / perencanaan
Planning berarti perencanaan jadwal proyek.
Defenisi Network Planning adalah suatu representasi grafis dari suatu rencana proyek yang menunjukkan waktu dan ketergantungan / hubungan antar kegiatan.

Termasuk jangka waktu tiap jenis kegiatan, yaitu jangka waktu yang diperlukan untuk menunggu (idleness) sebelum kegiatan itu dapat diselesaikan.
Sebagai contoh pekerjaan pasangan dinding bata, jangka waktu kegiatan dihitung mulai dari pengadaan material sampai ke tempat lokasi.

NETWORK PLANNING

Secara grafis Network Planning (NWP) digambarkan sebagai berikut

  1. Diagram grafis lingkaran (node) menggambarkan event (kejadian)
  2. Event (kejadian) diberi nomor urut dimulai dari nomor urut 1,2,3,… dan seterusnya.
  3. Setiap kegiatan dinyatakan oleh satu anak panah
  4. Tidak diperkenankan adanya dua kegiatan dengan peristiwa awal dan akhir yang sama
  5. Adanya jaminan kebenaran logika ketergantungan kegiatan
  6. Arah anak panah itu, menggambarkan perkembangan penyelesaian tiap jenis kegiatan (activity) dan menunjukkan kegiatan apa sebelum dan sesudahnya.
  7. Panjang atau pendeknya anak panah tidak mempunyai arti, demikian juga kemiringan garis anak panah tidak mempunyai arti / makna.
  8. Menyusun jalur kegiatan pembangunan proyek harus berkesinambungan antara satu jenis kegiatan dengan satu atau beberapa jenis kegiatan yang lain.
  9. Anak panah terputus-putus (dummy), menggambarkan suatu kegiatan dengan durasi nol, digunakan untuk mendefenisikan hubungan antar kegiatan.

Untuk membuat network planning data-data yang dibutuhkan antara lain :

  1. Jenis kegiatan, dan urutan setiap kegiatan
  2. durasi waktu setiap kegiatan dan durasi waktu menyelesaikan proyek

Beberapa logika hubungan / ketergantungan kegiatan

  1. Kegiatan A diselesaikan dulu sebelum kegiatan B di laksanakanNetwork PlanningA, B = activity / kegiatan
    1,2,3 = event / kejadian
    Event 1 awal dari kegiatan A
    Event 2 akhir dari kegiatan A
    Event 2 awal dari kegiatan B
    Event 3 akhir dari kegiatan B
  2. Kegiatan C, D, E di selesaikan dulu sebelum kegiatan F dilaksanakancritical path method
  3. Kegiatan G dan H harus diselesaikan lebih dulu sebelum kegiatan I dan J dimulai
    critical path method
  4. Kegiatan K, L, M, N
    Kegiatan M dapat di mulai kalau K dan L sudah selesai
    Kegiatan N dapat diumlai apabila L sudah selesaicritical path method
  5. Kegiatan A,B,C,D, E,F,G, H,K, L,J

critical path method

D dan G dapat dimulai kalo B sudah selesai
F dapat dimulai kalau A selesai
C dapat dimulai kalo F dan D selesai
C kegiatan akhir
H dapat dimulai kalo G selesai
H kegiatan akhir
K dapat dimulai kalo E selesai
L dapat dimulai kalo G dan K selesai
J dapat dimulai kalo L selesai, J kegiatan akhir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *