BUIS BETON TANPA TULANGAN

Buis Beton Tanpa Tulangan multifungsi (memiliki fungsi lebih dari satu) seperti saluran, sumuran, wadah tanam, wadah budidaya, pondasi sumuran, pondasi bor pile.

Buis beton terbuat dari bahan beton drymix dengan compaction 3 lapis pada waktu proses produksi, (ketinggian 1/3, 2/3 dan 1 dari tinggi produk buis beton).

Pabrik Aneka Alam memproduksi Buis Beton Tanpa Tulangan , hubungi Charles 0856 937 597 38, GRATIS ongkir, GARANSI produk.

BUIS BETON TANPA TULANGAN FUNGSI PONDASI SUMURAN

Buis Beton salah satu fungsinya sebagai pondasi sumuran (cyclop beton), umumnya menggunakan buis beton diameter 60 cm, 80 cm hingga 100 cm.

Pondasi Sumuran termasuk pondasi dangkal, untuk kedalaman tanah keras lebih dari 2 m tetapi kurang dari 4 m dapat digunakan pondasi sumuran.

Pondasi sumuran dibuat dengan cara menggali tanah seukuran diameter luar buis beton, kedalaman galian sampai dengan tanah keras.

Dinding tanah bekas galian kemudian di proteksi menggunakan Buis Beton Tanpa Tulangan, kemudian di dalamnya diisi dengan batu-batu atau kerikil sehingga pondasi lebih ekonomis tetapi memiliki daya dukung besar.

PONDASI SUMURAN

buis beton tanpa tulangan
Gbr. Buis Beton Tanpa Tulangan fungsi pondasi sumuran

Cara pembuatan pondasi sumuran yaitu :

  1. Dalam pembuatan pondasi sumuran yang perlu diiingat adalah keadaan lubang yang digali harus kering, jika terdapat air di dalam sumur harus di keluarkan atau di pompa terlebih dahulu.
  2. Apabila tanah cukup baik (tidak longsor setelah digali), adukan beton dapat langsung diisikan dalam sumur dalam keadaan kering.
  3. Apabila tanah kurang baik dapat digunakan ayaman bambu atau menggunakan Buis Beton Tanpa Tulangan sebagai penahan tanah dan mencegah tanah dapat mengembang karena penggalian.
    Pemasangan Buis beton disusun bertahap / per unit, dengan ketinggian 1 m atau ketinggian 50 cm.
    Buis Beton yang digunakan mulai dari dimensi diameter dalam 60 cm, atau 80 cm atau 100 cm.
  4. Penampang sumuran dapat berbentuk bulat atau persegi
  5. Yang banyak digunakan ialah pondasi sumuran dengan campuran beton 1 PC: 2 Pasir : 3 Kerikil dan batu kali, perbandingan 50% :  50% atau 40% :  60%
  6. Pada ujung atas pondasi dipasang poer untuk menerima dan membagi beban ke pondasi sumuran
  7. Poer (pondasi tapak) dihubungkan satu sama lain dengan sloof beton yang sekaligus memikul beban diatasnya (beban dinding).
  8. Pondasi tapak satu dengan lainnya dihubungkan dengan sloof bertulang.

 

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *