DOKUMEN KONTRAK

Dokumen kontrak adalah kumpulan dokumen yang saling melengkapi menjadi suatu dokumen perjanjian antara pemberi tugas  dan peneriman tugas.

Dalam pelaksanaan proyek, kadang-kadang kita menemui kesulitan untuk melaksanakan suatu perintah karena perintahnya berbeda dengan isi dokumen yang ada di dalam kontrak.

Kadang kala kita juga mengalami kesulitan untuk menghitung suatu tender karena isi dokumen yang satu dan yang lain dalam suatu proyek ternyata menyebutkan suatu hal dengan kondisi yang berbeda.

DOKUMEN KONTRAK

DOKUMEN KONTRAK

Prinsip dari urutan kekuatan (prioritas yang diikuti / dilaksanakan) adalah dokumen yang terbit lebih akhir adalah yang lebih kuat / mengikat untuk dilaksanakan.

Apabila tidak ditentukan lain sesuai dengan prinsip tersebut di atas maka urutan / prioritas pelaksanaan pekerjaan di proyek adalah berdasarkan :

  1. Instruksi tertulis dar konsultan MK (jika ada)
  2. Addendum kontrak (jika ada)
  3. Surat Perjanjian Pemborongan (Article of Agreement) dan syarat-syarat Perjanjian (Condition of Contract)
  4. Surat Perintah Kerja (Notice to Process), surat Penunjukan (Letter of Acceptance)
  5. Berita Acara Negosiasi
  6. Berita Acara Klarifikasi
  7. Berita Acara Aanwijzing
  8. Syarat-Syarat Administrasi
  9. Spesifikasi / syarat teknis
  10. Gambar rencana detail
  11. Gambar rencana
  12. Rincian nilai kontrak

Dokumen no 3 s/d no 12 pada umumnya menjadi dokumen kontrak awal  yang telah dijilid lengkap dan menjadi dasar pelaksanaan pekerjaan di proyek.

Dalam lingkup perhitungan tender, pada umumnya bagian dari dokumen kontrak yang telah terbit adalah dokumen no 5 s/d no 11.

Apabila ada perbedaan di antara Dokumen Kontrak tersebut maka harus dikembalikan kepada prinsip ” Yang terbit lebih akhir adalah yang lebih kuat / mengikat “

 

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *