QUANTITY SURVEYOR

Quantity Surveyor diartikan sebagai orang yang mengestimasi tipe dan kuantitas material (termasuk upah kerja) yang dibutuhkan untuk sebuah proyek.

Sedangkan Quantity survey dapat diartikan sebagai analisis mendetail dan penyusunan daftar semua item material dan perlatan yang dibutuhkan untuk melaksanakan sebuah proyek.

QUANTITY SURVEYOR

Definisi di depan menggambarkan bahwa fungsi dan peranan Quantity Surveyor yang paling mendasar adalah melakukan estimasi biaya konstruksi.

Istilah lain yang dapat disetarakan dengan Quantity Surveyor adalah Cost engineering.
Cost Engineering dapat diartikan sebagai sebuah praktek rekayasa yang berkaitan dengan pengelolaan biaya proyek konstruksi yang melibatkan aktivitas-aktivitas seperti estimasi, kontrol biaya, penilaian kelayakan investasi, hingga analisis resiko.

Sama seperti Quantity Surveyor seorang Cost Engineer juga akan mencari keseimbangan optimal antara aspek biaya, waktu dan kualitas dari sebuah proyek konstruksi.

Dengan demikian, pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan pun sama dengan pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan Quantity Surveyor
Istilah Cost Engineering lebih sering digunakan di negara Amerika Serikat.

Estimasi biaya merupakan ketrampilan mendasar dari seorang Quantity Surveyor
Untuk dapat mengestimasi dengan baik, seorang Quantity Surveyor perlu memahami langkah-langkah yang harus dilakukan ketika mengerjakan estimasi proyek konstruksi :

  1. mengindentifikasi semua item pekerjaan yang harus dilaksanakan dari awal sampai akhir proyek.
    Proses identifikasi ini dimulai dengan membaca gambar konstruksi dan spesifikasi teknis.
  2. Menghitung kuantitas dari masing-masing item pekerjaan yang telah diidentifikasi sebelumnya.
    Dalam menghitung kuantitas pekerjaan diperlukan beberapa tips dan teknik agar perhitungan yang dihasilkan lebih akurat.
  3. Menilai perkiraan harga satuan untuk setiap item pekerjaan yang sudah diidentifikasi sebelumnya.
  4. Menilai perkiraan total biaya pekerjaan tersebut.
    Tentu saja dalam analisisnya , harus mempertimbangkan resiko-resiko yang mungkin muncul selama pelaksanaan proyek konstruksi.

Pada hakikatnya, sebuah estimasi biaya merupakan sebuah penilaian terhadap kemungkinan total biaya suatu aktivitas atau pekerjaan yang belum dilaksanakan.

Sebenarnya hampir pada semua aktivitas, manusia melakukan estimasi, kita memperkirakan banyak hal dan mulai membuat rincian anggaran yang dibutuhkan untuk pengeluaran-pengeluaran di masa mendatang yang bahkan belum dilaksanakan waktu sekarang.

Kita berusaha memikirkan semua pengalaman kebutuhan kita diketahui dan dapat dijumlahkan menjadi sebuah nominal tertentu.

Semakin detail perencanaan kita, semakin akurat pula hasil perkiraan tersebut saat dibandingkan dengan pengeluaran aktual di lapangan.

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 1 reviews

Informasi bermamfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *