POLUTAN

Ciri-ciri air tercemar tergantung dari jenis air dan unsur-unsur yang mengakibatkan terkontaminasinya air (polutan-nya), sifat-sifat air yang dipengaruhi yaitu perubahan rasa, bau dan warna serta tanda-tanda lain yang sukar untuk dideteksi tanpa melalui pemeriksaan laboratorium.

Polutan dapat berupa zat yang dapat menyebabkan penyakit (bakteri, virus, protozoa, dan cacing parasit), bahan-bahan parasit, dan bahan organik yang larut dalam air seperti asam, garam, logam yang bersifat racun (timah / merkuri / air raksa).

POLUTAN

POLUTAN

Jenis polutan air dapat digolongkan berdasarkan sifat-sifatnya antara lain

  1. Padat
  2. bahan buangan yang membutuhkan oksigen
  3. Mikro organisme
  4. Komponen organik sintetik
  5. Nutrien tanaman
  6. Minyak
  7. Sendawa anorganik dan mineral
  8. Bahan radioaktif
  9. Panas

Untuk menentukan tingkat polusinya, air diuji dalam laboratorium yang selanjutnya melakukan analisis terhadap parameter air yang ada seperti

  1. Nilai PH
  2. Suhu
  3. Warna, bau dan rasa
  4. Jumlah padatan (terenap, tersuspensi, dan terlarut) dan kesadahan air
  5. Nilai Biochemcial Ocygen Demand (BOD) dan Chemical Oxygen Demand (COD)
  6. Pencemaran mikro organisme patogen (bakteri)
  7. Kandungan minyak dan lemak
  8. Kandungan logam berat (Hg, Pb, As, Cd, Cr dan Ni)
  9. Kandungan bahan radioaktif

Pola kebiasaan makan, mencuci, tingkat kepadatan penduduk, ketersediaan sistem jaringan sanitasi dan air bersih, semuanya akan menentukan karakteristik limbah rumah tangga (limbah domestik).

Di samping itu, pembuangan sampah dan limbah ternak dan binatang peliharaan juga mempengaruhi tingkat pencemaran air.

Fasilitas pengumpulan dan pembuangan limbah harus dikaitkan dengan tersedianya sarana saluran, badan air penerima dan dampak penyebarannya.
Hal ini dimaksudkan agar kita dapat merancang sumur resapan yang spesifik di mana kondisi lingkungan lokal dijadikan dasar acuannya.

Distribusi air bersih melalui pipa-pipa juga tidak luput dari pencemaran, baik disebabkan oleh kebocoran pipa maupun akibat proses penjernihan yang kurang sempurna.

Pencemaran oleh kawasan industri terjadi akibat rembesan bak pengolah limbah dan saluran air limbah atau adanya kebocoran dari tempat penimbunan limbah padat yang ditandai dengan meningkatnya kadar logam berat (Hg, Pb dan lain-lain) dan zat-zat kimia industri dalam kandungan air.

Untuk Pengelolaan air limbah dibutuhkan bangunan bak pengolah limbah seperti SPT (Sewage Treatment Plant) untuk mengolah polusi air sebelum outlet cairan limbah dibuang ke saluran kota / saluran lingkungan.

Pada dasarnya sistem pengolah limbah terdiri dari dua proses utama yaitu proses mekanik, berupa penyaringan, pemisahan dan pengendapan atau dengan proses kimia berupa aktivitas bakteri yang memafaatkan O2 dari udara (aerob) dan proses netralisasi cairan dengan asam  dan memasukkan bahan kimia untuk oksidasi, seperti dengan menggunakan molekul O2, proses pengolahan endapan aktif (activated sludge process) dan pemusnahan kuman dengan menggunakan karporit.

Diperlukan usaha dan perhatian kita untuk mengolah limbah cair (unsur-unsur air sudah berubah dipengaruhi oleh polutan ) agar tidak mencemari air tanah.

 

Submit your review
1
2
3
4
5
Submit
     
Cancel

Create your own review

Average rating:  
 0 reviews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *